Opini

Jannatul 'Adnin

Salam dilimpahkan kepadamu Berbahagialah kamu, maka masuklah ke dalam surga ('Adnin) Sedangkan kamu...

Tanah Palestina

PALESTINA milik siapa? Milik Yahudikah atau milik Bangsa  Arab Palestina yang beragama Islam? Kitab...

Shalahuddin Al-Ayyubi

Rakyat Palestina merindukan pahlawan seperti Shalahuddin al-Ayyubi Membebaskan mereka dari musuh-mu...

Barakah Alhabsyi

Seorang budak yang berkulit hitam ditakdirkan Allah berada dalam keluarga mulia. Dia perempuan yang...

Abdul Muthalib

Dialah yang mendapat ilham dari Allah menamakan cucunya Muhammad.Sebelum itu, seluruh dunia belum a...

Abu Lahab

Binasalah kedua tangan Abu Lahab,dan sesungguhnya dia akan binasa. Tidaklah berfaedah kepadanya har...

Jahiliyah Modern

Jahiliyah modern (abad ke 20)  lebih sesat dari jahilyah sebelum Islam. Kalau jahiliyah modern memp...

Mimbar Jumat

Jannatul 'Adnin...

Salam dilimpahkan kepadamu Berbahag...

Tanah Palestina...

PALESTINA milik siapa? Milik Yahudi...

Shalahuddin Al-Ay...

Rakyat Palestina merindukan pahlawa...

Barakah Alhabsyi...

Seorang budak yang berkulit hitam d...

Lentera

Jannatul 'Adnin...

Salam dilimpahkan kepadamu Berbahag...

Tanah Palestina...

PALESTINA milik siapa? Milik Yahudi...

Shalahuddin Al-Ay...

Rakyat Palestina merindukan pahlawa...

Barakah Alhabsyi...

Seorang budak yang berkulit hitam d...

Lentera Ramadhan

Jannatul 'Adnin...

Salam dilimpahkan kepadamu Berbahag...

Tanah Palestina...

PALESTINA milik siapa? Milik Yahudi...

Shalahuddin Al-Ay...

Rakyat Palestina merindukan pahlawa...

Barakah Alhabsyi...

Seorang budak yang berkulit hitam d...

Banner
Lentera

Labbaik Allahumma Labbaik
Written by muhammad faisal on Thursday, 11 September 2014 04:39   

SELAMAT jalan para calon jamaah haji Sumatera Utara. Selamat memenuhi panggilan Allah Azzawajalla  untuk berkunjung ke rumah-Nya- Baitullah.  Labbaika Allahumma Labbaik!  Kami (hamba) penuhi panggilan-Mu ya Allah, kami datang! Tidak ada sekutu bagi-Mu ya Allah. Sesungguhnya segala puji, kenikmatan dan kekuasaan milik-Mu, tidak ada sekutu bagi-Mu ya Allah.

Dari KNIA ke Jeddah adalah perjalanan udara yang paling bersejarah, perjalanan ruhani untuk mencari ridha Ilahi. Perjalanan itu lebih kusyu’ lagi bagi hamba-hamba Allah yang baru pertama naik pesawat, apalagi mendapat tempat duduk dekat jendela. Sekali-kali melihat awan gemawan, langit biru membentang, sekali-kali melihat lautan nan luas. Subhanallah, Maha suci Engkau ya Allah yang telah menciptakan semua ini tidak sia-sia.

Read more...
  Section:  Articles - File Under:  Lentera  |  
 
Rabiah Al Adawiyah
Written by muhammad faisal on Tuesday, 09 September 2014 05:24   

Suatu hari seorang lelaki datang kepada Rabiah al-Adawiyah al-Bashriyah dan bertanya, "Saya ini telah banyak melakukan dosa. Maksiat saya bertimbun melebihi gunung-gunung. Andaikata saya bertobat, apakah Allah akan menerima tobat saya?" "Tidak," jawab Rabiah dengan suara tegas. Pada kali yang lain seorang lelaki datang pula kepadanya.

Lelaki itu berkata, "Seandainya tiap butir pasir itu adalah dosa, maka seluas gurunlah tebaran dosa saya. Maksiat apa saja telah saya lakukan, baik yang kecil maupun yang besar. Tetapi sekarang saya sudah menjalani tobat. Apakah Tuhan menerima tobat saya?" "Pasti," jawab Rabiah tak kalah tegas.

Lalu ia menjelaskan, "Kalau Tuhan tidak berkenan menerima tobat seorang hamba, apakah mungkin hamba itu tergerak menjalani tobat? Untuk berhenti dari dosa, jangan simpan kata "akan" atau "andaikata" sebab hal itu akan merusak ketulusan niatmu."

Read more...
  Section:  Articles - File Under:  Lentera  |  
 
Jannatul 'Adnin
Written by muhammad faisal on Wednesday, 03 September 2014 04:38   

Salam dilimpahkan kepadamu Berbahagialah kamu, maka masuklah ke dalam surga ('Adnin) Sedangkan kamu kekal di dalamnya (QS. Az-Zumar:73)

SURGA 'Adnin adalah surga yang sangat indah dan luas. Seluas langit dan bumi. Di dalamnya  ada sungai-sungai, ada taman-taman bunga, mata air yang mengalir, buah-buahan yang lezat seperti apel dan delima, kamar-kamar yang terdiri dari pualam putih, kuning dan merah,hija,  ranjang, kasur dan bantal yang tersusun rapi. Pintu-pintu dari lulu' dan marjan, permandani yang halus.

Subhanallah, mana lagi nikmat Tuhan-mu yang engkau dustakan? Surga itu disediakan oleh Allah kepada orang-orang beriman dan orang-orang yang mengerjakan amal shaleh.  Allah Azzawajalla ridha kepada mereka, dan mereka juga ridha kepada –Nya. Itu adalah balasan bagi orang-orang yang takut kepada-Nya. (QS. Alghasyiah:8).

Read more...
  Section:  Articles - File Under:  Lentera  |  
 
Tanah Palestina
Written by muhammad faisal on Monday, 25 August 2014 05:11   

PALESTINA milik siapa? Milik Yahudikah atau milik Bangsa  Arab Palestina yang beragama Islam? Kitab suci  Taurat memang menyebutkan Palestina adalah tanah  Bani Israel, sebab di situlah keturunan Nabi Ya’kub bin Nabi Ishak bin Nabi Ibrahim berkembang biak menjadi bangsa yang menurunkan Nabi-nabi Allah antara lain; Harun, Musa,  Ilyas, Ilyasa’ Dawud, Sulaiman, Zakaria, Yahya dan Isa yag berdarah Israel.

Selain Israel, di sana juga ada Bangsa Kana’an yang berasal dari Semenanjung Arabia. Orang-orang Kana’an inilah yang kemudian  mememeluk Islam dan bertutur dalam bahasa Arab, dan zaman sekarang dikenal dengan Arab Palestina,  sedangkan bangsa Yahudi tetap pada kekafirannya beragama dengan  agama yang telah dibatalkan (mansukh)  oleh Allah SWT.

Read more...
  Section:  Articles - File Under:  Lentera  |  
 
Shalahuddin Al-Ayyubi
Written by muhammad faisal on Wednesday, 20 August 2014 05:08   

Rakyat Palestina merindukan pahlawan seperti Shalahuddin al-Ayyubi Membebaskan mereka dari musuh-musuh agamanya Tetapi Shalahuddin al-Ayyubi tak lahir lagi Yang banyak sekarang adalah sang pengecut
yang cinta dunia dan takut mati.


PAHLAWAN besar Islam Shalahuddin Yusuf  Al-Ayyubi yang lahir tahun 532 H. di Tikrit  adalah  keturunan Kurdi  dari Azarbaijan  yang imigrasi ke Irak. Sejak muda ia sudah masuk tentara untuk membela Islam dari serbuan tentara Salib. Kariernya sangat bagus sehingga  Shalahuddin diangkat menjadi panglima perang oleh penguasa Islam waktu itu.

Read more...
  Section:  Articles - File Under:  Lentera  |  
 
Barakah Alhabsyi
Written by muhammad faisal on Wednesday, 22 January 2014 04:59   

Seorang budak yang berkulit hitam ditakdirkan Allah berada dalam keluarga mulia. Dia perempuan yang mendapat rahmat dengan Islam. Rasulullah menjamin beliau masuk surga. Demikian juga suaminya Zaid bin Haritsah, dan dua anaknya Aiman dan Usamah.

UMMU Aiman nama aslinya Barakah, budak belian (jariah) dari Ethiopia yang berambut keriting dan berkulit hitam legam. Dia menjadi barang dagangan sebelum Nabi Muhammad lahir ke dunia. Mula-mula dibeli oleh orang Yaman, lalu dijual ke Mekkah. Kebetulan yang membelinya Abdullah ayah Rasulullah SAW. Ketika Muhammad lahir dia baru berusia tujuh tahun. Barakah tidak mengenal orang tuanya karena dia telah dipisahkan dengan tanah kelahirannya.

Read more...
  Section:  Articles - File Under:  Lentera  |  
 
Abdul Muthalib
Written by muhammad faisal on Monday, 20 January 2014 04:39   

Dialah yang mendapat ilham dari Allah menamakan cucunya Muhammad.Sebelum itu, seluruh dunia belum ada yang bernama Muhammad(Syair:Bushairy)

Abdul Muthalib bin Hasyim adalah pewaris kepemimpinan Quraisy. Ia pemimpin hasil didikan ayahnya Hasyim. Tugas kepemimpinan sama dengan ayahnya, yakni memelihara Ka'bah dan melayani para penziarah yang datang tiap tahun. Karena penziarah sangat ramai, ia tidak sempat berniaga ke Syam, namun putra-putranya yang banyak memilih profesi dagang.

Read more...
  Section:  Articles - File Under:  Lentera  |  
 
Abu Lahab
Written by muhammad faisal on Saturday, 18 January 2014 04:53   

Binasalah kedua tangan Abu Lahab,dan sesungguhnya dia akan binasa. Tidaklah berfaedah kepadanya harta bendanya dan apa yang ia usahakan. Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak. Dan begitu pula istrinya yang membawa kayu bakar, yang di lehernya ada tali dari sabut. (QS. Al-Lahab: 1-2).

TOKOH kuffar Quraisy yang sangat membenci Nabi Muhammad SAW dan ajaran Islam yang dibawanya adalah Pakwa Nabi sendiri yang bernama Abdul Uzza alias  Abu Lahab. Dialah yang mempermalukan Nabi di depan umatnya dengan ucapan yang sangat hina.

Read more...
  Section:  Articles - File Under:  Lentera  |  
 
Jahiliyah Modern
Written by muhammad faisal on Friday, 17 January 2014 06:41   

Jahiliyah modern (abad ke 20)  lebih sesat dari jahilyah sebelum Islam. Kalau jahiliyah modern memperbudak wanita untuk bekerja, jahiliyah modern memperbudak mereka untuk bisnis dan menelanjanginya. Jahiliyah  kuno membunuh anak perempuan, jahilyah modern membunuh (menggugurkan) mereka sebelum lahir. (Sayid Qutub).

JAHILIYAH  kuno (zaman pra Islam)  yang  “dhulumat” (kegelapan) itu berakhir  dengan kedatangan agama  Islam yang rahmatal lil alamin. Nabi Muhammad  SAW  mengajak manusia untuk mengtauhidkan Allah SWT dan meninggalkan kesyirikan. Seluruh jazirah Arab, manusia memeluk Islam dan meninggalkan praktek jahilyah mereka. Para sahabat Nabi memperluas islam ke Timur dan ke Barat dengan futuhat-futuhat (penaklukkan) yang damai dan sangat menakjubkan. Negeri-negeri yang ditaklukkan Islam meningalkan jahiliyahnya.

 

Read more...
  Section:  Articles - File Under:  Lentera  |  
 
Istishna’
Written by muhammad faisal on Wednesday, 15 January 2014 05:13   

Alkisah Rasulullah SAW minta dibuatkan cincin dari emas. Sang Nabi SAW memakainya dan meletakkan batu mata cincin di bagian dalam telapak tangan. Orang-orangpun membuat cincin. Kemudian Rasulullah SAW duduk di atas mimbar, melepas cincinnya dan bersabda,

"Sesungguhnya aku tadinya mengenakan cincin ini dan aku letakkan batu mata cincin ini di bagian dalam telapak tangan." Kemudian Sang Rasul SAW membuang cincinnya dan bersabda, "Demi Allah, aku tidak akan lagi memakainya selamanya." Kemudian orang-orang membuang cincin mereka. Demikian hadis yang bersumber dari Ibnu Umar RA dan diriwayatkan oleh Imam Bukhari.

 

Read more...
  Section:  Articles - File Under:  Lentera  |  
 
Tahun Gajah
Written by muhammad faisal on Monday, 13 January 2014 04:02   

Tidakkah engkau perhatikan, bagaimana Tuhanmu telah bertindak terhadap tentara bergajah. Bukankah Dia telah menjadikan tipudaya mereka sia-sia? Dan Dia mengirim kepada mereka burung Ababil. Yang melempari mereka dengan  sijjil sehingga mereka dijadikannya sebagai daun kayu yang dimakan ulat.(QS. Alfiil).

SETIAP Rabiul Awal datang, kita teringat Tahun Gajah. Tahun kelahiran Nabi Muhammad SAW.  Muhammad lahir delapan bulan setelah gajah-gajah dari Sana’a (Yaman) diarak ke Mekkah untuk meruntuhkan Ka’bah. Gajah-gajah itu dikendarai oleh Panglima Abrahah dan tenteranya. Niat jahat Abrahah kandas ketika mereka sampai di Masy’aril Haram dekat Muzdalifah sebab tentara dari langit “burung Ababil” membombardir mereka.

 

Read more...
  Section:  Articles - File Under:  Lentera  |  
 
«StartPrev12345678910NextEnd»

Page 1 of 55

Internasional

Rabiah Al Adawiyah...

Suatu hari seorang lelaki datang kepada Rabiah al-Ada...

Jannatul 'Adnin...

Salam dilimpahkan kepadamu Berbahagialah kamu, maka m...

Tanah Palestina...

PALESTINA milik siapa? Milik Yahudikah atau milik Ban...

Shalahuddin Al-Ayyubi...

Rakyat Palestina merindukan pahlawan seperti Shalahud...

JoomlaXTC NewsPro - Copyright 2009 Monev Software LLC

Portal Harian Waspada